☔BAHTSU۞۩MASA’ILIL۩UMMAH☔
*B-M-U*
_soal antrian ke 76_
Nama : Muhammad Haris @+62 896-1880-7239
Alamat : Jakarta
Pertanyaan :
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Ustadz Ustadzah, Afwan nitip pertanyaan.
*Masalah waqaf.*
Jadi ada orang yang mewaqafkan tanah ke keluarga (keturunan) nya. Supaya dijadi'in pemakaman keluarga.
Namun suatu saat , para keluarga nya ada rencana buat bikin bangunan semacem aula, yang nanti nya bakal disewain, dan hasilnya, buat jadi sedekah nya (atas nama) waqif.
Pertanyaan nya, apakah dibolehkan tindakan seperti itu ????
*-------------------------------*
*JAWABAN : ????*
✍🏻📚💪🏻
_____________________________
*📚 اعانة الطالبين جزء ٣ ص ١٧٩ :*
(ولا يباع موقوف) اي ولا يوهب للخبر المار أول الباب وكما يمتنع بيعه وهبته يمتنع تغيير هيئته كجعل البستان دارا . وقال السبكى يجوز بثلاثة شروط ان يكون يسيرا لايغير مسماه وعدم ازالة شيئ من عينه بل ينقله من جانب الى اخر وان يكون فيه مصلحة للوقف.
Barang wakaf tidak boleh dijual dan tidak boleh dihibahkan, berdasarkan Hadits yang dahulu pada Bab Pertama.
Sebagaimana barang wakaf tidak boleh dijual dan dihibahkan, maka tidak boleh pula dirubah keadaannya, seperti kebun dijadikan rumah.
As-Subki berkata : Boleh merubah dengan tiga syarat :
1. Perubahan hanya sedikit yang tidak mengubah nama,
2. Tidak menghilangkan bagian dari dzat wakaf, bahkan memindahkannya dari satu bentuk ke bentuk yang lain dan
3. Perubahan itu membawa kemaslahatan bagi barang wakaf.
_[Kalau kemaslahatan untuk waqif, apakah bisa diqiyaskan dengan syarat yang ke 3 ?]_
Tidak bisa.
_____________________________
Sebagai tambahan :
_Tanah waqaf tidak boleh di jual, di gadaikan, di hibahkan (di berikan), di waritskan, [di manfa'atkan (di sewakan) juga termasuk] :_
Kalimat بيع di ibarat ini luas ma'na nya.
Kalau kita ambil dengan arti menjual, menjual juga memanfaatkan, merubah, mengambil keuntungan, sebab ada kaitan dengan ingin membikin aula tadi, lalu di sewakan, uang sewa yang di dapat dari aula yang di sewakan tadi, itu bukti kemanfa'atan nya.
*📚 [المجموع شرح المهذب - ج١٠ ، محيي الدين أبي زكريا يحيى بن شرف النووى]*
_____________________________
Tidak boleh mengalihkan fungsi waqaf, mesti di fungsikan harta waqaf kepada tujuan nya si waqif :
*📚 روضة الطالبين [5 /342] :*
وإذا لزم امتنعت التصرفات القادحة في غرض الوقف وفي شرطه وسواء في امتناعها الواقف وغيره
والله تعالى أعلم بالصواب

Tidak ada komentar:
Posting Komentar